![]() |
| Dua lamafa menghujamkan tempulingnya ke arah ikan paus |
Penduduk desa berlari berhamburan menuju ke pantai. Diantara mereka juga terdapat beberapa wartawan dan wisatawan yang sudah menunggu sejak lama. Tua, muda, laki-laki dan perempuan menuju satu titik dimana pledang (perahu tradisional) telah siaga dan siap ditarik menuju ke laut. Para pemuda membentuk grup masing-masing sekitar 10 orang satu grup. Tiap grup menuju sebuah pledang dan menurunkannya ke laut. Tiap pledang terdapat batang-batang kayu berbentuk silinder di bawahnya agar mudah didorong. Pemuda yang lain memungut batang kayu yang ditinggalkan untuk dipasang kembali di depan perahu, hingga akhirnya pledang bisa masuk ke laut.
![]() |
| Rumah-rumah pledang |
Tak lama kemudian, ikan paus telah terkepung oleh pledang-pledang para pemuda Lamalera. Tak ada jalan bagi ikan paus untuk menghindar lagi. Dua pledang dengan seorang lamafa (juru tikam) masing-masing yang berdiri di anjungan perlahan merangsek semakin dekat. Sebuah batang bambu yang berujung senjata yang disebut tempuling digenggam makin erat di tangan. Dengan sebuah aba-aba, dua lamafa melompat ke arah binatang raksasa itu sambil menghujamkan tempuling sekuat tenaga.
![]() |
| Bagian paling kiri tempuling menancap pada ujung bambu |
Tempuling terbuat dari besi berujung tajam dengan kait dibelakangnya. Seutas tali terikat dibagian tengah kemudian ujungnya menancap pada batang bambu sebagai pegangan. Jika senjata itu masuk ke bagian tubuh ikan paus maka kait senjata itu akan membuat sulit dicabut. Ketika pegangan sebatang bambu terlepas maka yang tertinggal adalah tempuling dengan tali yang ujungnya telah digenggam oleh sang lamafa.
![]() |
| Beberapa batang bambu untuk berbagai ukuran tempuling |
Perburuan ikan paus tidak selalu berjalan mulus. Tidak jarang kegiatan ini memakan korban baik terluka hingga tewas. Pada bulan maret lalu, seorang lamafa bernama Gregorius Kelake Tapoona tewas setelah Paus yang ditikamnya meronta dan mengibaskan ekor ke perutnya. Gregorius sempat dirawat 1 hari di Puskesmas Wulandoni, namun akhirnya meninggal sebelum sempat dirujuk ke rumah sakit Lewoleba.
![]() |
| Tulang-belulang dari sang raksasa laut |
Sebuah rekaman video yang meliput langsung penangkapan paus dibuat oleh sebuah lembaga pemerhati festival Baleo ini yang berasal dari Hungaria. Rekaman tersebut memperlihatkan perburuan dalam jarak dekat. Kameramen ikut menumpang salah satu pledang bahkan ikut masuk ke dalam air ketika sang lamafa terjun ke air. Untuk mendownload video tersebut silahkan klik disini. Untuk melihat lokasi pledang di Peta Google silahkan klik disini.





2 komentar:
pengen deh main kesana....kapan ya
Wow...cool. NTT would be on my next bucket list :D
Posting Komentar